Rumus Kebahagiaan dari Mbah Google

Siapa yang tidak kenal mbah Google? Raksasa teknologi yang bermarkas di Mountain View, California, AS ini diandalkan banyak orang untuk mencari informasi melalui mesin pencari Google miliknya. Selain mesin pencari, banyak juga layanan serta aplikasi online seperti Google Mail, Google Drive, Google Maps, Youtube, dan masih banyak lagi. Bisa dibilang, besarnya kerajaan Google seakan menguasai dunia maya yang kian luas.

Namun siapa yang menyangka, salah satu insinyur Google tidak hanya mengurusi masalah teknologi, tetapi juga tentang psikologi dan kehidupan. Dialah Chad-Meng Tan, salah satu insinyur sesepuh Google yang mencetuskannya.
Rumus Kebahagiaan dari Mbah Google
bbc.com
Awalnya dia khawatir terhadap rekan-rekan kerjanya yang mengalami stress dan tidak bahagia dalam pekerjaan. Kemudian dia berinisiatif untuk membuat pelatihan yang diberi nama "Search Inside Yourself" yang kemudian dibuat pula buku dengan judul yang sama. 

Nah, kalau kamu penasaran bagaimana sih rumus untuk hidup bahagia versi mbah Google, ini dia:

Langkah 1. Tenangkan pikiranmu

Tenangkan Pikiran
huffingtonpost.com
Langkah pertama yang diajarkan oleh Om Chad-Meng Tan adalah melatih pernafasan. Tujuannya adalah untuk menenangkan partikel-pertikel halus yang ada di otak. Banyak ahli bilang (dibuktikan oleh 209 studi), meditasi baik bagi kesehatan mental dan mampu mengurangi depresi, stress serta gelisah.

Bahkan beberapa peneliti mengakui bahwa reduksi stress setelah meditasi dapat menghambat penuaan. Om Meng pun menyarankan, istirahatlah sejenak di siang hari ketika beraktivitas dan mengatur pernafasan.



Langkah 2. Ingatlah Waktu-Waktu Senang

Ingat Waktu-Waktu Senang
quotes-kid.com
Misalnya mood kamu sedang bagus di pagi hari, semangat sambil menikmati secangkir kopi dan bercanda bersama teman-teman kamu, tentu kami merasa senang bukan? Lalu saat hal yang kurang menyenangkan terjadi membuat kamu bete seharian, seakan waktu-waktu menyenangkan yang sudah kamu lalui seakan tidak terjadi. Kamu terus menyimpan kejadian buruk yang menimpa kamu sampai pada malam hari kamu menyimpulkan, 'hari ini adalah hari yang menyedihkan'. Itulah yang harus kamu hindari. Sebaiknya kamu tekankan momen-momen bahagia dalam memori kamu, dan buang pikiran negatif.

Peneliti bidang psikologi, Barbara Fredrickson menyatakan bahwa dibutuhkan perbandingan antara hal positif dan negatif sebesar 3:1 untuk membebaskan pikiran dari yang namanya negative thinking. Ada juga sebuah penelitian pada tahun 2006 membuktikan, orang yang menuliskan pengalaman positifnya di buku diary memiliki rasa syukur yang lebih besar, dan efeknya bertahan sampai dua minggu ke depan.



Langkah 3. Berharaplah Orang Lain Juga Bahagia

Menurut Meng, pemikiran altruistik (mementinkan kepentingan orang lain) sangat baik bagi kita karena dengan memberi, kita mendapat lebih banyak kebahagiaan daripada menerima. Jadi, untuk mendapatkan kebahagiaan, bahagiakanlah orang lain. Jangan bahagia sendirian, apalagi sedih melihat oranglain bahagia.
Berbagi Kebahagiaan
flashuser.net




Informasi ini sumbernya dari sini:
http://www.bbc.com/future/story/20141110-googles-algorithm-for-happiness

Indonesia Terancam Krisis Pangan

Opini oleh: Muhammad Labib Naufaldi

Pangan, kebutuhan pokok umat manusia kian mahal harganya. Harga pangan dunia terus menanjak mengingat populasi dunia yang terus tumbuh, menambah jumlah perut yang harus diisi. Sementara ketersediaan pangan belum tentu menjamin tercukupinya konsumsi 7,2 Miliar manusia di bumi.

sumber gambar: timeinc.net
Indonesia pun menjadi negara yang harap-harap cemas akan hal ini. Ketergantungan pada impor memaksa bangsa ini takut akan gejolak harga pangan dunia. Bagaimana tidak takut? Hidup mati bangsa ini bergantung pada produksi pangan negara lain. Indonesia belum mampu melakukan swasembada pangan, mengempani mulut sendiri dengan makanan hasil tanam sendiri. Bisa dibilang, negeri ini belum berdaulat di bidang pangan.

Kebutuhan pangan yang tinggi tidak ditunjang oleh kekuatan sektor agraria. Fokus pemerintah di sektor ini hanya kuat di atas kertas, tetapi lemah pada praktiknya. Segudang program swasembada hanya menjadi wacana yang tidak habis-habis, sementara upaya realisasinya tidak sebanding dengan target swasembada. Ditambah lagi, produktivitas pertanian kita semakin loyo dari masa ke masa bersama usia para petani tanpa adanya regenerasi dan tenaga baru untuk menggarap tanah subur negeri ini. Akhirnya, impor komoditas utama menjadi andalan untuk menutupi rendahnya produksi pangan dalam negeri. Melihat fakta yang ada, masihkah Indonesia layak menyandang titel ‘negara agraris’?

Alih fungsi lahan pertanian, tergusurnya produk pertanian lokal, minimnya penerapan teknologi pertanian, dan tak terkendalinya pertumbuhan penduduk memperparah kondisi tersebut. Belum lagi aspek lingkungan yang dewasa ini seringkali tidak berpihak kepada pertanian. Hama, problema ekologis, degradasi kualitas tanah, serta perubahan iklim sering membuat para petani menangis meratapi sawah mereka yang gagal panen.

Jangan sampai situasi seperti ini dibiarkan berlarut-larut karena krisis pangan sudah di depan mata. Komoditas pokok yang selama ini kita impor akan menjadi tali pengekang leher kita. Kita bergantung pada harga pangan dunia yang akan mencekik kita. Ketika harga pangan global melonjak, ambruklah ekonomi bangsa ini. Perekonomian akan kacau balau, kemiskinan meningkat, dan otomatis masalah-masalah sosial politik akan merebak. Ingat bagaimana kekacauan ekonomi menjadi akar krisis multidimensional di era orde baru?

Bisa jadi, di masa mendatang sektor pangan akan memegang kendali ekonomi dunia. Kita bisa lihat saat ini, ketika bank dunia menyatakan lonjakan harga pangan global tidak lepas dari situasi yang dialami para produsen pangan dunia, seperti Amerika Serikat, Ukraina, Thailand, dan Cina. Permasalahan internal negara-negara tersebut mengangkat harga pangan ke level tertinggi selama 10 bulan pada Maret lalu sebagaimana disebutkan FAO. Dampaknya pun dirasakan oleh para importir pangan, tidak terkecuali negara kita.

Indonesia harus berdaulat di bidang pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Optimalisasi produksi pangan serta penyediaan stok pangan yang memadai untuk stabilitas harga pangan tampaknya dapat menjadi perisai yang cukup kuat untuk menjaga perekonomian negeri dari fluktuatifnya harga pangan dunia. Tentunya untuk mewujudkan hal itu diperlukan pembangunan sektor agraria. Dimulai dari peningkatan produktivitas pertanian melalui penyediaan lahan, infrastruktur, dan teknologi pertanian. Karya-karya serta inovasi anak bangsa di bidang pertanian pun jangan hanya dipuji-puji dan dikagumi, tetapi juga dimanfaatkan untuk perkembangan pertanian negeri.


Pembangunan pertanian juga harus didukung oleh pengembangan SDM di bidang pertanian agar semakin banyak armada petani yang menggeluti sektor yang strategis ini. Langkah yang bisa ditempuh misalnya edukasi melalui akademi pertanian, peningkatan kualitas institut pertanian yang sudah ada, dan yang tidak kalah penting ialah menciptakan tren pertanian di kalangan pemuda dan perbaikan citra pertanian. Menggalakkan kampanye tentang sentralitas sektor agraria dan menjamin kesejahteraan petani mungkin bisa ditempuh supaya semakin banyak generasi penerus bangsa yang mengarahkan pandangan masa depan mereka menuju tanah-tanah negeri yang meminta untuk digarap.

Puisi: Elang Bondol

Puisi berikutnya tentang lingkungan. Mungkin sedikit mewakili kekesalan kita terhadap perusakan alam yang semakin tak terkendali. Puisi ini bercerita tentang seekor elang bondol. Tau kan? Itu loh, hewan yang menjadi maskot provinsi DKI Jakarta, seperti halnya cendrawasih maskot papua, jalak bali maskot provinsi Bali, dan burung kepodang maskot Jawa Tengah.


Elang Bondol

           Karya: Muhammad Labib Naufaldi

ilustrasi: Mulanovich
Terbanglah tinggi, ya burung perkasa
kepakkan sayapmu, belah angkasa
Tusukkan paruhmu, pada awan hitam nan jahat
Awan-awan beracun yang bikin sesak
Biarlah terhempas kepakmu gagah
Dan gedung-gedung tinggi menjulang
Berkelak-keloklah mengelilinginya
Agar setiap mata terpana
Akan keagunganmu yang kian terlupa

Wahai burung suci
Jangan pincingkan pandangmu
Pada kami yang tinggal di atas tanahmu
Tanah dimana dulu sarangmu bergantung
Di atas pohon yang berubah
menjadi pasak-pasak dan tiang-tiang
Mengganti hijaunya daun dan sejuknya angin
Menjadi polusi berbaur asap nan kelam

Dengar pesan kami, para pecinta alam
Terbanglah ke ujung langit
Beritakan pada dunia yang berpijak di bumi
Ingatkan mereka yang acuh pada alam
Bahwa mereka hanyalah makhluk kecil yang lemah
Tak berdaya melawan kekuatan alam
Sadarkan mereka bahwa alam yang memberi mereka hidup
Dan alam pun dapat berhenti memberi mereka hidup

(2011)

Puisi: Patung Rapuh di Ranah Korup

Puisi kali ini tentang korupsi. Semoga bermanfaat ^_^

Patung Rapuh di Ranah Korup

Karya M Labib Naufaldi


Disinilah aku berdiri, mematung
Menancapkan kaki di bumi pertiwi
Teguh tegak melawan angin
Angin dan badai yang menghapus warna, menghapus cerita
Memudarkan kisah juang kala perang, saat aku mati

Dan kini warna itu pucat
Berganti coreng-mreng dari carut-marut zaman

Aku ini hanyalah patung rapuh
Yang ditopang oleh raga tak utuh
Lubang-lubang dalam tubuh
Menjadi bukti tersembunyi
Akan persunatan dana pembangunan bangsa

Mata ini dibuta
Agar tak terawasi
Tingkah polah haram kaum pemerintah

Juga mulut ini dibisu
Hanya jadi wadah bagi lidah kaku mambatu
Hingga tiada lagi mencuat melodi-melodi pembakar patriotisme
Hanyalah telinga ini
Menjadi penerima pesan akan kabar ibu pertiwi
Lewat hembusan angin yang terbangkan
Jerit rakyat kian nestapa
Tangis bocah-bocah kelaparan
Senandung nyanyian di lampu merah
Dan sayup-sayup suara gerak-gerik tikus-tikus buncit

Andai aku bisa kembali
Jadi wujud hayati
Seperti di era empat lima
Akan kupimpim gerilyawan-gerilyawan politik
Mengusir rang-orang munafik di kursi-kursi agung

Namun aku hanyalah batu diacuh
Tiada daya buat upaya
Selain mengepal tinju menggenggam dendam
Menanti air mata yang tak kunjung menitik
Kuingin mereka tahu, kami menangis

Aku ingin disini, tetap berdiri
Hidup kekal, setia di sisi ibu pertiwi
Kecuali nanti nusa ‘kan runtuh
Aku ‘kan jatuh, rubuh
Jadi yang pertama cium bumi nusantara
Menjadi debu, terkubur dalam tanah tercinta

(Jakarta, April 2012)

Puisi: Dilema Membuat Puisi

Udah lama nggak posting lagi, sampai langganan blog ini pada kabur. Daripada bingung mau nulis apa, mending gw posting yang ringan-ringan aja deh, yaitu puisi karya Muhammad Labib Naufaldi.

Sastrawan "wanna be" ini memang belum memiliki nama besar seperti pujangga-pujangga tersohor semisal Taufik Ismail, Rendra, Chairil Anwar, dll tapi karya-karyanya tidak terlalu bagus juga karena masih belajar. Walaupun begitu puisinya 100% orisinil karya sendiri. (Jelek-jelek karya sendiri bro)

Kalau kalian ingin menggunakan puisi ini untuk dibacakan di depan kelas, boleh kok. Tapi nama pengarangnya jangan dirubah ya. ^^

Nah silahkan simak puisi pertama:


Dilema Membuat Puisi

                                       Karya: M. Labib Naufaldi


ilustrasi: mulanovich
Ssst! Jangan berisik!
Aku butuh ketenangan
Untuk menulis
...

Terimakasih
Mungkin kalian tak acuh
Akan apa yang kutulis
Tapi ingin kutunjukkan pada dunia
Bahwa aku bisa!

Aku ingin menulis
Barang satu dua bait
Namun tangan ini kaku

Dasar bodoh!
Sejauh ini baru dua kalimat
...

Tapi aku tak boleh patah semangat
Aku yakin!
Puisiku akan seindah ”Surat Dari Ibu”
Puisiku akan sehebat ”Aku”
Puisiku akan segarang ”Doa Orang Lapar”
Dan setajam ”Pisau”
Dengan landasan semangat bak ”Diponegoro”
Ku yakin dua bait kan terbentuk

Kucoba tenang sejenak
Kupandang bumi indah nan damai
Kubayangkan carut marut negeri ini
Dan korban-korbannya yang nestapa
Kudengar merdunya nyanyian burung
Melawan bisingnya suara motor
Dan kuingat orang-orang dekatku

Mencairlah emosi yang masif
Kutuang menjadi butir-butir huruf
Dalam rangkaian bait-bait puisi
Tanpa sadar aku telah menggores
Selembar puisi
Inilah delapan bait puisi
Untuk engkau yang berdilema menciptanya

(Juli, 2012)

Puisi: Berita Duka dari Palestina

Lanjutan dari serial puisi. Sajak kali ini bertema Palestina. Sudah ditulis sejak bertahun lalu, tapi sampai sekarang puisi ini seakan nggak basi. Soalnya Palestina masih menderita. :((


Berita Duka dari Palestina

Karya: M. Labib Naufaldi

Sebuah kedamaian di bawah payung Islam
Di tanah damai erat akan persaudaraan
Kini dirusak oleh sebuah kedengkian
Dari kaum zionis yang kejam

Akankah kita menutup mata
Di depan sebuah penderitaan
Saudara-saudara kita, teman-teman kita,
Adik-adik kita yang kehilangan orang tua
Kehilangan bagian tubuhnya

Akankah kita menutup telinga
Ketika terdengar suara
Jerit tangis mereka
Di bawah reruntuhan dan di pengungsian

Akankah kita menutup hidung
Saat tercium bau amis darah
Yang berceceran
Di medan perang mencekam

Dan akankah kita membisu
Saat hati ingin memekik
Palestina Merdeka!
Dan Islam menang!

(Maret 2012)

Main Game Catur Online Multiplayer (Sparkchess)

Puasa-puasa gini enaknya melakukan sesuatu yang bikin lupa waktu. Salah satu permainan yg bikin lupa waktu adalah catur.

Di postingan ini saya share game flash catur yang grafisnya terbilang bagus, gerakan bidaknya jelas, fitur komplit, dan bisa dimainkan secara multiplayer.


Cara Main

Untuk main di multiplayer mode, kamu cukup buka www.sparkchess.com lalu tunggu sampai loading game selesai. Loadingnya nggak lama kok, karena game ini terbilang ringan. Kalau sudah selesai, pilih Online Multiplayer (kotak sebelah kanan). Setelah itu login.

Buat kamu yang baru pertama kali, kamu bisa buat akun terlebih dahulu dengan cara klik Create New Account, lalu masukkan username yang kamu inginkan dan password. Akun ini nantinya akan menyimpan statistik permainan dan point yang kamu dapat. Tapi kalau tidak mau membuat akun kamu juga bisa klik Login As Guest.

Di Lobby, kamu akan disajikan daftar pemain yang sedang online. Di sebelah kanan username pemain ada nomor yang menunjukkan perbandingan point kamu dengan point miliknya. Misalnya: Mulanovich (+2548) itu artinya si Mulanovich punya 2548 point lebih banyak dari point kamu.

Untuk mengajaknya bertanding, klik aja salah satu dari list pemain yang ada, maka otomatis kamu meng-invite orang itu untuk bermain. Kalau orang tersebut meng-accept invitation kamu, maka game akan dimulai.

Kalau kamu menang, kamu akan dapat point tambahan, sedangkan kalau kalah atau resign dari game (kabur) point kamu akan berkurang.

Sudah jelas kan? Langsung aja cekidot:

Untuk mendownload versi offline dari game ini, kamu bisa klik disini.

Mungkin ada beberapa dari kalian yang nggak suka permainan ini atau bahkan nggak ngerti cara mainnya, tetap bisa main game ringan kok. Cek kategori game flash.